Sebuah Retrospeksi Agnes Budhisurya

Muslimah- Sejak usia muda tangan lentik seorang agnes budhisurya sudah akil dalam menciptakan gaunnya sendiri meskipun masih dibawah kode sang Bunda. Tepatnya dalam usia tiga belas tahun. Sejak ketika itu sepanjang hidup Agnes di penuhi dengan karya gaun gaun yang di buatnya sendiri dengan aneka macam bentuk dan  aplikasi dari pengalaman hidup.

Agnes berpikir keras bagiamana karyanya tidak gampang ditiru oleh orang lain. Dengan ketekunannya Agnes karenanya menemukan sesuatu yang tidak gampang ditiru pada karyanya.Bahan tenun di sapu dengan cat lukis menjadi solusi untuk menyelaraskan warna –warna yang ada dengan aneka macam motif. Selama ini materi sutra yang paling bagus untuk gaunnya. Agnes berprinsip bahwa motif bunga bunga menyebabkan wanita lebih anggun dan menarik.

Melalui bordir menciptakan nama Agnes membumbung tinggi di dunia mode dan hasil karyanya terpampang di jendela jendela butik di  Tokyo,New York bahkan timur tengah dan Afrika selatan. Agnes memperkaya desain gaunnya dengan sapuan kuasnya mulai dari lembaran kain yang halus sampai melalui karyanya dengan batik dan tenun,lalu memastikan bahwa semua desainnya mempunyai keunikan yang hanya dapat di miliki oleh seorang Agnes budhisurya.

Di usianya yang tujupuluh tiga tahun,Agnes menampilkan tujuhpuluh tiga koleksinya yang  di Mitra Hadiprana  pada 16/4/2018 sebagai sebuah Retrospeksi.